Hello Mitra Explore!!!

Buku sebagai penghantar wawasan telah menjadi pengetahuan umum bagi masyarakat. Meskipun minat baca di negeri kita masih tergolong rendah, namun kesadaran bahwa buku memiliki kemampuan untuk menelusuri begitu banyak hal dalam kehidupan sudah dimaklumi oleh masyarakat. Tingginya kebutuhan atas keberadaan buku di seluruh pelosok negeri pun menggambarkan kepada kita, betapa urgensi untuk distribusi buku sangat tinggi. Kesadaran betapa pentingnya minat baca ditingkatkan di negeri kita sudah menjadi wacana umum diketahui masyarakat. Beragam peran pun di tempuh oleh masyarakat dengan melakukan berbagai kegiatan literasi untuk menumbuhkan minat baca.

Kegiatan untuk terus mendengungkan minat baca selalu didengungkan oleh berbagai pihak dan maraknya literasi yang berkembang di masyarakat pun mendapatkan apresiasi yang bagus. Kebutuhan adanya buku juga terus digaungkan yang menjadi tantangan tersendiri bagi para penulis untuk terus produktif menulis literasi yang membumi di masyarakat. Beragam warna literasi yang diberikan oleh para penulis di negeri Indonesia menambah semarak dan menumbuhkan optimisme bagi para penggiat literasi. Kesungguhan penulis, editor, penerbit, distributor dan pembaca buku dalam menggeluti membawa semangat positif bagi negeri Indonesia dan melahirkan generasi bangsa yang kreatif dan produktif.

Bertumbuhnya kebutuhan dan minat baca buku merupakan sinyalemen positif bagi Indonesia di masa yang akan datang, sehingga keyakinan dan semangat positif yang tumbuh pun menghadirkan beragam kegiatan yang positif pula. Sebagai sebuah kegiatan yang mengedepankan kepekaan intelektual dan keharmonisan ekosistem literasi memiliki tantangan yang menarik, sehingga apabila ada sebuah kegiatan literasi berhasil di capai sangat memberikan kepuasan tersendiri bagi para penggiatnya. Sebagai bagian tantangan jaman, literasi dihadapkan dengan ribuan pulau di Indonesia dengan beragam karakter kehidupan yang mewarnai kesehariaannya. Kesadaran inilah yang membentuk para penggiat literasi untuk terus optimis untuk melakukan terobosan di banyak bidang yang terkait literasi.

Untuk menampilkan buku yang membumi pun para penggiat literasi melakukan beragam observasi dan aksentuasi terhadap karyanya. Agar menjadi sebuah karya yang mendukung kreatifitas dan produktif, maka dibuatlah beragam karya inspiratif untuk menggenjot semangat dan wawasan pembaca dalam beragam kegiatan. Semangat dan wawasan ini menjadi jendela bagi para pembaca untuk mendapatkan sendi – sendi karakter dari bidangnya, sehingga sebagai sebuah upaya penguatan mental yang juga menjadi sumber inspirasi bagi pembaca dirasakan kebutuhan untuk meningkatkan minat membaca sangat penting. Bergandengan dengan hobi, kegiatan sehari-hari, pelajaran, silaturahmi dan temuan ilmiah; kegiatan literasi menjadi kebutuhan umum di masyarakat.

Budaya diskusi dan bedah buku juga memperkaya khasanah kegiatan literasi yang melahirkan beragam ide dan gagasan untuk kegiatan yang produktif dan positif, sehingga wawasan yang kita dapatkan dari membaca dan menulis pun menjadi utuh dan bermanfaat. Ide dan gagasan yang lahir dari saling mengasah, mengasuh dan mengasihi di dalam buku pun dapat terejawantahkan dengan baik ketika pembaca saling berbagi pengalaman atas sebuah buku yang di baca. Membuat jalinan tatanan masyarakat terbentuk semakin berwarna dan meriah, bagi seorang penulis tentunya menjadikan tantangan tersendiri bagi karyanya ketika buku yang dihasilkannya menjadi obrolan sehari-hari dalam masyarakat. Karena ketika ruang imajinasi seseorang terbuka oleh sebuah karya buku maka tentunya diskusi serius atau obrolan santai menjadi ramai terasa dan saling berbagi pengalaman menjadi nyaman dilakukan yang melahirkan begitu banyak ide dan gagasan, dari satu karya produktif ke satu karya produktif lainnya.

Segalanya menjadi mudah untuk dilakukan dan dirasakan ketika ruang – ruang dalam imajinasi pembaca buku dapat teraktualisasi sedemikian rupa. Sehingga di pandang perlu juga selain meningkatkan minat membaca buku, juga menghadirkan ide dan gagasan segar dari sebuah buku oleh penulis. Agar itu semua dapat secara lugas dilakukan oleh para penggiat literasi maka sekat – sekat perbedaan sudut pandang perlu di bongkar terlebih dahulu agar menghadirkan segala bentuk keengganan dan kemalasan serta beragam hal yang kontra produktif lainnya dapat sirna dan para pencari makna dapat menempuh perjalanan imajinasinya dengan leluasa dan melahirkan tatanan masyarakat yang cerdas, beragam dan mampu menghadapi tantangan jaman dengan tangguh. Salam Kreatif 😀